Minggu, 16 Agustus 2026

Krisis Kepemimpinan Mumpuni, Endang S Nasidi SH Hadir Menjadi Solusi Mengatasi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Benahi Kekurangan Desa Tambun


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi 2026 mulai memanas, termasuk di wilayah Tambun seperti Desa Tambun untuk periode 2026–2034 di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.Minggu (16/8/2026). 

Proses tersebut telah melalui tahapan pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Tambun yang dipimpin oleh Panitia Pemilihan yang telah dilantik pada Mei 2026, dengan Kepala Panitia Pemilihan Kepala Desa (Kapan Pilkades),R.R. Sukmo Eko Mahkutowati. 

Diketahui bahwa para Bakal calon Kepala Desa (Bacakades)Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, untuk Pilkades serentak 2026 meliputi ; Mayor (Inf) Purn. Enkin, Ahmad Zamroni, Endang S. Nasidi SH, Herdiansyah dan Jaut Sarja Winata.

Tentang mengenai perkembangan Pilkades Tambun berikut keinginan serta harapan dari para Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Tambun. Salah satunya di kemukakan oleh kandidat yang dinilai masyarakat paling menonjol dalam Visi dan Misinya untuk melakukan perubahan tata kelola di Desa Tambun, Endang S Nasidi SH, selaku tokoh muda dimana terpantau marak masyarakat yang menaruh harapan dan keinginan terhadap pencalonan dirinya sebagai Kepala Desa Tambun periode 2026-2034.

"Saya berharap Pilkades nya dapat berjalan dengan baik dan seluruh masyarakat.. ini pesta Demokrasi.. ini pesta rakyat, biar rakyat menikmati ini dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas, " ujar Bacakades Tambun.

Terkait mengenai Visi dan Misi yang dibawanya dan yang akan diimplementasikan bila terpilih menjadi Kepala Desa di Desa Tambun.

"Insyaallah tingkat pelayanan masyarakat kita tingkatkan lagi kedepan dan setiap penggunaan Dana Desa itu memang harus benar-benar peruntukannya atas dasar kebutuhan masyarakat dan atas dasar ajuan dari masyarakat, " katanya. 

Lebih lanjut ia juga mengutarakan bahwa, pembangunan Desa tidak hañya sebatas pada pembangunan fisik semata, namun fundamental kebutuhan masyarakat banyak bertumpu pada perekonomian dan bagaimana mengatasi masalah pengangguran yang kian bertambah setiap tahunnya.

"Jadi di Desa itu tidak serta - merta mengutamakan pembangunan fisik. Tapi pembangunan secara ekonominya juga harus berjalan, karena pondasi ekonomi masyarakat juga harus di tingkatkan, dengan cara apa?.. memberikan peluang pekerjaan bagi masyarakat Desa Tambun agar dapat bekerja di perusahaan yang ada di Desa Tambun, " ungkapnya.

"Artinya kedepan insyaallah saya menjadi Kepala Desa. Saya membantu masyarakat untuk dapat bekerja di perusahaan yang ada di Desa Tambun. Caranya bagaimana?, saya akan bersurat kepada semua perusahaan yang ada di Desa Tambun, agar setiap melakukan penerimaan karyawan baru mengutamakan orang-orang Tambun yang belum bekerja diberikan kesempatan, " sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa, Pemerintahan Desa sedah seharusnya berperan aktif di masyarakatnya  tentang Ekonomi, Kesehatan maupun Pendidikan.

"Mengatasi pengangguran adalah salah satu poin utama saya,  karena Desa yang sehat, Desa yang maju yang dapat mengatasi pengangguran. Bila penganggurannya sedikit berarti putaran ekonominya berjalan karena masyarakatnya rata-rata bekerja, " terangnya.

Bacakades Tambun, Endang S Nasidi SH juga berkomitmen bahwa, semua Visi dan Misi yang Ia canangkan akan Ia implementasikan manakala Dirinya terpilih menjadi Kepala Desa di Desa Tambun.

"Jadi menjadi komitmen saya kedepan apabila saya menjadi Kepala Desa. Makanya hari ini saya berharap bersama-sama dengan Visi- Misi yang saya sampaikan mudah-mudahan masyarakat mengerti tujuan baik saya menjadi Kepala Desa kedepan dan agar itu bisa terwujud semua komitmen bisa saya lakukan tentunya saya harus menjadi Kepala Desa terlebih dahulu baru saya bisa menjalankan tugas dan janji-janji saya, " paparnya.

Dikonfirmasi mengenai peran Panitia Pilkades Tambun. Bacakades Tambun Endang S Nasidi SH menekankan bahwa, pihak Panitia Pilkades Tambun agar menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. 

"Khusus Panitia Pilkades Tambun agar menjalankan tahapan yang sudah ditentukan melalui surat edaran Bupati. Agar Pilkades dapat berjalan dengan tertib, aman dan nyaman dan semua komponen Pemerintahan Desa yang memang punya aturan harus netral .. ya harus melaksanakan itu ... ditengah masyarakat tidak muncul isu-isu yang tidak baik tentang keberpihakkan pada salah satu calon, "tuturnya.

" Kita mau Tambun ini Pilkades berjalan damai, baik dengan Panitia yang menjalankan semua tahapan dengan baik agar hasil pemilihan ini di menangkan atau yang terpilih itu benar-benar berkualitas... artinya Panitianya menjalankan dengan baik dengan kualitas yang baik, insyaallah pemimpinnya hadir atas dasar pilihan masyarakat... Pemimpin yang berkualitas, "jelas Endang.

Menjadi Solusi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Kekurangan Desa Tambun

"Saya berharap hadirnya saya kembali mencalonkan Kepala Desa menjadi solusi semua keresahan masyarakat, menjadi solusi semua kekurangan yang ada di Desa Tambun, dengan motto saya "Baru, Bersih, Berkomitmen", tandasnya.

Lanjutnya, "Hari ini saya baru siap berjanji tapi insyaallah saya menjadi Kepala Desa..jejak saya di Media Online, Sosial, rekam jejak saya pada saat bertemu dengan masyarakat itu menjadi hal dasar tuntutan masyarakat apabila saya tidak menepati janji saya. Tapi insyaallah semua yang saya sampaikan menjadi sebuah komitmen yang akan saya tepati pada saat saya menjadi Kepala Desa, " pungkas Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades)Tambun Endang S Nasidi SH. 


Kamis, 06 Agustus 2026

Target Genapi PR 35% Dan Buat Jejalen Jaya Semakin Maju Berkembang, Kumpul Zebra Daftar Bacakades Siap Tanding Pada Kontestasi Pilkades 2026


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades), Kumpul yang juga sebagai petahana/ Incumbent (Kades Jejalen Jaya) melakukan pendaftaran sekaligus penyerahan berkas pencalonan diiringi oleh keluarga, Tim Sukses serta ratusan pendukung dan simpatisan di Kantor Sekretariat Pilkades, Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada (6/8/2026) pagi.

‎Hadir dalam kegiatan tersebut Bakal Calon Kepala Desa beserta keluarga, Tim Sukses dan para pendukung, Ketua Panitia Pilkades beserta jajaran, Tim Monitoring Kecamatan Tambun Utara, Ketua BPD Jejalen Jaya beserta anggota, perwakilan Desa Jejalen Jaya, Babinkamtibmas dan Babinsa. 

‎Dalam penyampaiannya Ketua Panitia Pilkades, "Insyaallah dengan pernyataan di momen ini tentunya niat baik Balon Kepala Desa agar diberikan kelancaran dan ini tanda diterimanya kami serahkan sebagai bukti bahwa bapak telah datang kepada kami menyerahkan dokumen, " ujar Mochamad Ichwani.

‎Lanjutnya, " Namun demikian, disini juga ada verifikasi dimana kami mohon izin untuk datang konfirmasi ke tempat dimana bapak melegalisir. . nanti kami akan datang kesana (Sekolahan dan lainnya-Red). Mudah-mudahan kesemuanya tidak ada masalah, ini ada waktu sampai 6 September 2026. Sebelum diumumkannya Bakal Calon Kepala Desa menjadi Calon Kepala Desa yang akan ditetapkan pada tanggal 9 September 2026," tutup Ketua Panitia Pilkades 2026-2034.

‎Ia juga menghimbau kepada para pendukung calon maupun masyarakat agar menahan diri dan menjaga persatuan demi kelancaran proses Pilkades Jejalen Jaya dapat berjalan dengan aman, damai dan kondusif. 

‎Target Genapi 35% Kekurangan Dan Jejalen Jaya Semakin Maju Berkembang

‎Dalam kesempatan yang sama Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) , Kumpul memberikan pernyataan terkait pencalonannya kembali. 

‎"Intinya pada hari ini bila nanti terpilih kembali,  kami melanjutkan pembangunan yang ada di Desa Jejalen Jaya yang kurang lebih 35% ditambah infrastruktur yang ada di Perumahan maupun di Kampung, "ungkap pria yang akrab disapa Zebra. 

‎Lebih lanjut Ia juga mengutarakan keinginan dan harapannya bila terpilih kembali agar Desa Jejalen Jaya dibawah kepemimpinannya dapat semakin maju dan berkembang. 

‎"Karena masih banyak PR-PR saya yang sampai hari ini belum terselesaikan, terutama di Perumahan--perumahan, "ucapnya.

‎Terkait mengenai pesannya terhadap pihak Panitia agar transparan serta para pendukungnya agar lebih mengedepankan kondusifitas dalam Pilkades Jejalen Jaya 2026.

‎"Terutama buat Panitia, adanya Pilkades serentak 2026 khususnya di Desa Jejalen Jaya agar transparan, semuanya saya serahkan ke Panitia,  saya sebagai calon semuanya saya serahkan kepada Panitia,  begitu juga kepada masyarakat Jejalen Jaya tentunya. Adanya Pilkades seperti ini harapan saya terutama Jejalen Jaya ini damai, tentram, kondusif, ujar Bacakades berharap. 

‎Ditanyakan tentang perasaannya dengan adanya Pilkades Serentak pada tahun 2026 ini. 

‎"perasaan saya hari ini, saya merasa terharu dan saya sangat gembira... saya sudah bilang sebenernya sama keluarga saya, saudara saya.. saya itu sebenernya maunya daftar berdua cukup, sama istri saya, sama anak-anak saya seperti itu. Tapi terutama keluarga saya ingin mengantarkan juga . . masyarakat saya dari ujung sampai ujung mengantarkan juga, ya mau enggak mau lah seperti itu, " pungkas Bacakades Jejalen Jaya, Kumpul (Zebra) menutup pernyataan disertai Yel-yel kemenangan. 


‎(Iwan Joggie)  MM


Jumat, 31 Juli 2026

Dalam Rangka Tertibkan Administrasi Dan Pembukuan, Desa Dan BPD Lambang Jaya Bersama Dinas Terkait Menggelar Pelatihan Kelompok Tani


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Desa Lambang Jaya menggelar pelatihan Kelompok Tani (Poktan). Dalam rangka penertiban administrasi/pembukuan pada setiap Kelompok Tani (Poktan), di Aula Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada (31/7/2026) pagi. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kades Lambang Jaya, Kimlan Syahroni, Ketua BPD terpilih kembali, Darju Darmawan ST, Pendamping Desa, Agung, Perwakilan Dinas Pertanian Pemkab Bekasi, Endang beserta Jajaran, Ketua Poktan Desa Lambang Jaya beserta anggota, para Kepala Dusun (Kadus), Ketua Rw dan Rt se Desa Lambang Jaya.                     
Dalam penyampaiannya Kades  Lambang Jaya meñyampaikan. 

"Jadi intinya di Desa Lambang Jaya Pertanian itu manfaatnya Kaleng-kaleng kosong untuk misalnya kita tanem sari atau sawi di Kampung,terkadang orang Lambang Jaya mah ora luguh ngapain begitu mending nibra. Jadi intinya gitu ya jangan jualnya yang penting dimanfaatin disaat kita nyari sampe ludes ge sedapur enak. Jadi tentang ke wilayahan Lambang Jaya itu dari 275 hektar karang barangkali yang sudah menjadi milik Grand Wisata itu hampir 175 h kurang lebih, sisanya ya Lambang Jaya tinggal seratus, " ujar Kades.

Lanjutnya, " Jadi di wilayah Lambang Jaya itu ada 13 Rw di Klaster- klaster dan 6 Rw di Kampung-kampung. Jadi pengembangan Poktan itu sekarang ini ya memang sangat-sangat sulit.. Barangkali nanti dengan Nara Sumber  tehnis dan pemaparan tentang bertani, bercocok tani karena lahan sempit harus pake apa?, pupuknya apa?, sempretannya apa?.. kan gitu ya?." bebernya. 

Plt Kades meminta agar para Kadus dan yang hadir dalam pelatihan ini agar mengikuti arahan dari Nara Sumber. Dan meminta agar Nara Sumber berikan kemudahan para hadirin untuk memahaminya. 
 
" Tentang pembudidayaan Desa Lambang Jaya yang proyek satu-satunya adalah Grand Wisata. Jadi Kota bukan, Kampung ge bukan, kalau kita masuk ke wilayah Lambang Jaya malu ude kayak Kota. Jadi ude ada Mall, kalau beli makanan uda rupa-rupa.. Sayamah udah ora ngarti dah.. nah begitu masuk ke Kampung ya masih banyak meninjo ," tambahnya. 

Ia berharap dengan hadirnya Nara Sumber dari Dinas Pertanian Pemkab Bekasi beserta jajarannya dapat memberikan penambahan ilmu bagi para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

Kerjasama UPTD Dengan Bumdes Dinanti

Sesi berikutnya muncul beberapa pertanyaan dari Ketua BPD terpilih kembali terkait tentang hewan ternak unggas.
"Ada beberapa masalah, yang pertama terkait kesehatan ayam, tiba-tiba mati, tau-tau meler apa penyebabnya dan penanggulangannya seperti apa? , " tanya Ketua BPD Lambang Jaya. 

Lanjutnya, " Yang kedua Pakan, disini harga Pakan meningkat dan harga jual telur merosot, nah ini lama-lama bangkrut, secara produksi sufah enggak nyambung, ini dari ternak ayam, " tutur Darju.

Selain hewan unggas Ketua BPD juga menanyajan mengenai cara penanggulangan ternak ikan yang berjamur terutama pada ikan gurame. 
Ia juga berharap agar Tim Nara Sumber dapat bekerjasama dengan Bumdes terkait Pertanian, Peternakan dan lainnya. 

" Terkait kedepannya bisa tidak bekerjasama dengan Bumdes. Jadi kita kan punya ayàm bertelur hanya pekerjanya semua masih tahap belajar bukan senior. Kalau orang belajarkan kesalahannya banyak , "katanya.

" Saya selaku BPD Lambang Jaya berharap kepada UPTD Dinas terkait yang menangani masalah Pertanian, Peternakan dan Perikanan mohon dapat memberikan bantuannya, "pungkas Ketua BPD Lambang Jaya, Darju Darmawan ST. 

Acara di lanjutkan dengan sesi perkenalan Ketua Team dari Dinas terkait, Ibu Endang yang memperkenalkan anggotanya yang terdiri dari berbagai bidang baik Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Dimana selanjutnya pra Nara Sumber memberikan pemaparan dan pelatihan serta edukasi kepada pata hadirin yang hadir dalam kegiatan tersebut. Acara berjalan cukup kondusif  yang diakhiri dengan sesi interaksi dengan para Nara Sumber. 



Rabu, 29 Juli 2026

Pererat Silaturahmi Dan Mohon Do'a Restu, Bacalon Kades Karang Satria Teguh Aristiyanto Gelar Do'a Bersama Dengan Para Pendukung di Taman Alamanda


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Bakal Calon Kepala Desa (Bacalon Kades) Karang Satria, Teguh Aristiyanto menggelar do'a bersama dengan para warga dan konstituennya di Taman Alamanda Blok A 13/23 pada Rabu (29/7/2026) pukul 20:00 WIB.Hal tersebut dilakukan selain mempererat silaturahmi sekaligus memohon do'a untuk kesuksesan pada sang pencipta Allah SWT dalam persiapan pendaftaran kontestasi Pilkades Karang Satria pada esok hari di kantor Desa Karang Satria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi,  pada Kamis, (30/7/2026). 

‎Dalam keterangannya ia mengatakan bahwa, " Dalam rangka memanjatkan do'a bersama atas hajat saya yang ingin mendaftar untuk pencalonan diri saya sebagai Kepala Desa di Desa Satria Jaya, "ungkap Teguh Aristiyanto pada wartawan di kediamannya. 

‎Lanjutnya, " Hal ini saya lakukan agar diberikan Allah SWT, kelancaran, kesehatan serta kemudahan didalam mengikuti kontestasi Pilkades di Desa Karang Satria, " imbuhnya. 

‎Ia Juga menegaskan bahwa, dirinya mencalonkan sebagai Kepala Desa di Karang Satria semata-mata hanya inginkan perubahan serta melakukan pembenahan didalam sistem Pemerintahan Desa sekarang ini yang dinilainya kurang efektif sehingga perlu pembenahan agar Desa Karang Satria lebih maju lagi. 

‎Disisi lain sejumlah tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut mengemukakan dukungan sepenuhnya kepada Teguh Aristiyanto dengan berbagai tanggapan positif. 

‎"Beliau sangat kompeten didalam permasalahan sosial dan kemasyarakatan dan saya optimis serta berharap beliau bisa naik untuk menjabat sebagai Kepala Desa di Karang Satria, " ungkap Prayitno tokoh masyarakat yang pernah menjabat sebagai Ketua RW 011.

‎"Dan saya berharap agar ada keterwakilan dari perumahan yang maju manjadi Calon Kepala Desa. Dan saya optimis beliau dapat meraih itu.. dan saya yakin, " sambungnya. 

‎Dalam kesempatan yang sama tokoh lainnya yang hadir juga mengatakan bahwa, " Terhadap beliau saya sangat mendukung sekali sebab beliau orangnya peduli sekali sejak biasa jadi Rt kemudian Rw dua periode. Menurut saya kontribusi beliau di Karang Satria cukup bagus. Dan bila terpilih saya berharap beliau jangan hanya memikirkan di perumahan ini saja namun seluruh Desa Karang Satria, " tutur Sudi Hartono. 

‎"Saya optimis beliau dapat suara terbanyak berdasarkan pengalaman dari menjabat berbagai tingkat dan relasi tentunya.. saya mendukung dan optimis, " tambah Ketua Rt 04 itu. 

‎ungkapan senada juga dilontarkan tokoh masyarakat lainnya yang mengatakan bahwa, sebelum aktif di lingkungan dirinya sudah menilai akan kepeduliannya terhadap lingkungan serta kontribusinya baik moril maupun materil dalam segi sosial. 

‎" Awalnya menjabat Ketua Rt sampai sekarang menjadi Rw pada kepemimpinan beliau masalah pembangunan ada bukti yang kelihatan-kelihatan.  Dari semua Rt tahulah dari perbaikan jalan, sarana olah raga terbangunlah. Dia bisa menjembatani  tentang pembangunan banyak yang tercapai lah, " kata Maman Sudirman. 

‎"Kalau yang saya rasakan dari diri saya pribadi dibandingkan dengan Kepala Desa yang kemaren lebih bagus ini. Jadi saya mendukung sangat, kalau kandidat lain saya tidak mengenal dan tidak tahu kinerjanya seperti apa dan kepeduliannya seperti apa? .. ya saya melihat yang sudah pasti saja . . maka saya sangat berharap pak Teguh dapat menjabat sebagai Kepala Desa di Karang Satria, " pungkasnya. 

‎Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat beserta para Ketua Rt maupun Rw. Para konstituen dan para pendukung serta simpatisan. 


‎(Iwan Joggie) MM 


Rabu, 01 Juli 2026

Pererat Hubungan Polri Dengan Masyarakat, Polda Metro Jaya Bersama Warga Desa Sumber Jaya Antusias Sambut HUT Bhayangkara ke 80 di Tambun Selatan


KABUPATEN BEKASIMEDIA MEGAPOLITAN -  Kegiatan tasyakuran dalam menyambut HUT Bhayangkara ke 80, Polda Metro Jaya mengadakan kegiatan sosial dengan menyalurkan 300 Paket Sembako dan Kursi Roda kepada masyarakat yang membutuhkan di halaman kediaman tokoh masyarakat setempat, H Saiful Nyamat yang juga anggota kepolisian, di Kampung Buwek, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (1/7/2026).

Dalam sambutannya perwakilan Polda Metro Jaya Dirpolairud, Kombes Pol Mustofa mengatakan bahwa kegiatan tasyakuran merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan secara serentak di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, " ucapnya.

Ia juga menuturkan bahwa, sebanyak 17 pejabat utama Polda Metro Jaya dibagi ke beberapa Polsek jajaran untuk menggelar kegiatan syukuran. Hal ini dilakukan agar kedekatan antara Polri dan masyarakat semakin erat.

"Di Kabupaten Bekasi terdapat dua lokasi, yakni Polsek Tambun Selatan dan Polsek Muara Gembong, " tutur Mustofa.

Ditegaskankan Dirpolairud Polda Metro Jaya juga bahwa,  komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat melalui berbagai kegiatan sosial.

"Sesuai harapan Kapolri, kehadiran Polri harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Tentunya hal tersebut juga membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat," tandas Kombes Pol Mustofa. 

Sementara Pj Kepala Desa Sumberjaya Ike Rahmawati menyampaikan apresiasi kepada Polda Metro Jaya dan Polsek Tambun Selatan atas kepedulian yang ditunjukkan kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial tersebut.

Disisi lain dalam kesempatan yang sama Kapolsek Tambun Selatan menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan ikut memeriahkan tasyakuran HUT Bhayangkara ke-80. Kehadiran masyarakat merupakan kehormatan bagi kami dan menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik," ujar Kompol Wuryanti usai acara digelar.

Ia juga menyatakan bahwa, tingkat  kepercayaan dan antusias masyarakat terhadap kinerja Kepolisian RI menjadi pemicu untuk lebih meningkatkan Profesionalisme Kepolisian dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

"Keterlibatan warga menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi jajaran Polri untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menjaga keamanan, serta memperkuat kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat," pungkasnya. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Mustofa beserta jajaran, Kapolsek Tambun Selatan, Kom Pol Wuryati beserta Wakapolsek AKP Kukuh Setio Utomo dan anggota, Perwakilan Kecamatan Tambun Selatan, Warli Suwanda, PJ Desa Sumber Jaya, Ike Rahmawati beserta perangkat, Anggota DPRD Partai Demokrat, Matam, Kades Tridaya Sakti, Suwardi Wada, Lurah Wanasari Ujang Sukrilah serta para tokoh masyarakat setempat lainnya.



Minggu, 14 Juni 2026

Wujudkan Data Pemilih Merata, Sosialisasi Pantarlih Pilkades Digelar Desa Satria Jaya



KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITANDesa Satria Jaya menggelar kegiatan Bimbingan Tekhnis Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Satria Jaya TA 2026 di Aula Desa Satria JayaKecamatan Tambun UtaraKabupaten Bekasi, pada Minggu (14/6/2026).

Hadir dalam acara tersebut para panitia kegiatan, Ketua BPD, Babinsa, Linmas Desa, Para Kadus, Rt dan RW se Desa Satria Jaya.

Dalam keterangannya Ketua panitia kegiatan Mujahidin yang diwakilkan oleh Iwanuddin SH mengatakan bahwa, "Terkait hari ini 14 Juni 2026, kami panitia pemilihan Desa Satria Jaya melaksanakan tahapan bahwa 14 Juni ini melaksanakan sosialisasi dan bimbingan teknis terkait petugas pendataan pemilih atau Pantarlih yang ada di Desa Satria Jaya," ujar mantan Ketua BPD periode sebelumnya.

"Dan ini sudah masuk pada Fase kedua setelah kita mempersiapkan untuk tekhnis serta tahapan untuk kita sosialisasikan dalam bentuk gambar, media sosial dan lain lain, " sambungnya.

Ia juga memaparkan terkait beberapa tahapan lagi yang akan di laksanakan terkait dengan persiapan Pilkades di Desa Satria Jaya.

"Di 25 Juni untuk tahapan Pantarlih selesai kita masuk ke tahapan daftar pemilih sementara. Dari daftar pemilih tahapan kita masuk ke daftar pemilih tambahan, nanti akan kita sosialisasikan, kita pampang di Sekretariat Panitia atau di Desa Satria Jaya kita pampang agar semua masyarakat mengetahuinya. Tujuannya agar yang sudah terdaftar dan yang belum bisa mengetahuinya untuk warga Desa Satria Jaya, "papar Wakil Ketua Panitia.

Terkait mengenai pemilih yang ber KTP Desa Satria Jaya namun tidak tinggal di Desa Satria Jaya. 

"Tetap mereka menjadi pemilih tambahan, karena dia ber KTP Satria Jaya, dan tadi dudah di spsialisasikan bahwa, data warga Satria Jaya yang ber KTP Satria Jaya. Berdomisili hanya mengeluarkan surat domisili tidak berlaku titik, "" tegas Iwanuddin.

Terkait mengenai yang sudah berusia 17 tahun namun belum memiliki KTP? 

"Kita rujukannya melihat di KK. Karena KK semua Kepala keluarga beserta anggota keluarga ada nomor induknya, nomor induk KTP atau KK disitu nanti kita lihat, " tutur Wakil Panitia.

"Tepat di 20 September apabila warga kita sudah masuk usia 17 tahun itu wajib di data, " tambahnya.

Ditanyakan bagaimana dengan para penyandang Disabilitas maupun Autis atau keterbelakangan mental namun sudah berusia 17 tahun, apakah ada tehnis tertentu yang diterapkan? , atau melibatkan orang tua untuk memandunya? 

" Secara tehnis nanti kita sampaikan ke masing-masing KPPS pada momen atau acara Bimtek KPPS nanti kami akan sosialisasikan, " terangnya. 

Ia juga mengatakan bahwa, sejauh ini berjalan dengan baik dan berharap agar semua dapat berjalan sesuai dengan tahapan sampai waktu tahap akhir.

"Alhamdulillah semua berjalan sesuai tahapan, Insyaallah berjalan dengan lancar sampai dengan hari H kondusif dan tidak ada halangan satu apapun, " ucapnya. 

Wakil Ketua Panitia menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Satria Jaya yang memiliki hak pilih agar menggunakan hak pilihnya pada Pilkades Satria Jaya pada 20 September 2026.

"Himbauan kepada masyarakat Satria Jaya umumnya agar bersedia didata dan bersedia menggunakan hak pilihnya untuk sama-sama hadir atau datang ke TPS masing-masing yang sudah di tunjuk oleh Kepanitiaan Pemilihan Kepala Desa. Agar bisa menggunakan hak pilihnya tanggal 20 September 2026," pungkas Wakil Ketua Panitia mewakili Ketua Panitia, Iwanuddin SH.



Rabu, 10 Juni 2026

Sertifikasi Puluhan Media Tergabung, DPP ASWIN : Perkuat Basis Data Media Profesional, Kredibel Dan Terstandarisasi

JAKARTA, MEDIA MEGAPOLITANDewan Pimpinan Pusat Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) resmi menyerahkan sertifikat kepada puluhan Media yang telah dinyatakan lolos dalam proses verifikasi dan pendataan secara Profesional, Kredibel dan berstandarisasi tinggi melalui tahapan ketat dan berlapis oleh DPP ASWIN, salah satu diantaranya adalah mediamegapolitan.online ,pada Rabu (10/6/2026).

Ketua Umum ASWIN dalam keterangan Persnya mengucapkan selamat kepada para Media yang telah mendapatkan sertifikat dari DPP ASWIN. Dimana secara tidak langsung telah memiliki ikatan kuat dan berada dibawah naungan Organisasi ASWIN baik secara pemberitaan maupun perlindungan hukum.

"Selamat kepada para Media yang telah meraih sertifikasi dari Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN), Penyerahan Sertifikat tersebut merupakan bagian dari langkah strategis DPP ASWIN dalam  memperkuat basis data Media yang Kredibel, Profesional Dan Terstandarisasi. Adapun proses verifikasi dilakukan melalui tahapan ketat dan berlapis. Dimulai dari pemeriksaan Legalitas Perusahaan Pers, struktur organisasi keredaksian, Hingga konsistensi aktivitas pemberitaan pada tiap-tiap Media, " ujar KeTum DPP ASWIN, Irno Budi Kiswoyo SE.MH.

"Dan Hasil Penilaian Tersebut Puluhan Media Dinyatakan Memenuhi Standar Serta Berhak Menerima Sertifikat Resmi Dari DPP ASWIN. Mengenai Tahapan Selanjutnya Nanti Adalah Proses Pendataan ke Dewan Pers, " sambungnya.

Ketua Umum ASWIN dalam keterangan Persnya juga menegaskan bahwa, proses verifikasi Media -media tersebut tidak hanya bersifat administratif semata. Namun juga merupakan Instrumen penilaian terhadap komitmen Media dalam menjalankan tugas dan fungsi Jurnalistiknya secara Profesional.

"Verifikasi ini dilakukan secara objektif, transparan dan terukur. Terkait akan hal itu, Kami juga memastikan bahwa, Media yang tergabung adalah Media-Media yang benar-benar memiliki komitmen terhadap Kode Etik Jurnalistik, Independensi, serta kualitas pemberitaan, " tegasnya

Ia juga menekankan bahwa, DPP ASWIN akan terus melakukan pendataan dan evaluasi berkelanjutan terhadap Media- Media di berbagai daerah.Sebagai bagian dari penguatan ekosistem Pers yang lebih tertata dan kredibel pada tingkat Daerah, Nasional Maupun Internasional.

"ASWIN akan terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kapasitas Media-media yang tergabung termasuk para wartawan yang ada di Media-media tersebut dengan mempersiapkan program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) guna mendapatkan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) baik melalui Dewan Pers, BNSP (Pemerintah) serta Quantum yang berskala Internasional. Dimana Quantum sendiri telah melakukan kerjasama secara intens dengan DPP ASWIN. Hal tersebut di lakukan ASWIN agar tercipta Media-media yang Extraordinary berikut Jurnalis Remarkable di dalamnya guna menunjang target ASWIN dalam Go Internasional," pungkas KeTum DPP ASWIN, Irno Budi Kiswoyo SE.MH.

Apresiasi Pimprus dan Pimred Terhadap Langkah DPP ASWIN

Pimpinan perusahaan (Pimprus) mediamegapolitan.online menyatakan, apresiasi yang tinggi terhadap Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) yang telah mengambil langkah maju (Terobosan) dengan memberikan Sertivikat secara resmi melalui proses Verifikasi secara profesional. 

"Langkah cerdas dalam melakukan terobosan yang jarang dilakukan oleh Organiosasi lain, kami sangat mengapresiasi, "ungkap Direktur PT MEDIA MEGAPOLITAN GROUP, R Mustofa BSc diwakili J Bintang SI. 

Pimpinan Redaksi mediamegapolitan.online menyatakan bahwa, apa yang dilakukan oleh DPP ASWIN merupakan bentuk kepedulian dalam peningkatan mutu dan kapasitas Media serta Wartawan tergabung. 

" Ini adalah bentuk perhatian serius dari DPP ASWIN terhadap Media dan para wartawan Media yang bernaung dibawah Organisasi ASWIN, dalam menghadapi Era Globalisasi, kami mengapresiasi langkah DPP ASWIN, " tandas Pemred mediamegapolitan.online.


(Red) MM

Sabtu, 30 Mei 2026

Gelar Laporan Hasil Penyisihan Anggota BPD, Kades Lambang Jaya Siap Maju Bursa Cakades 2026-2034 Serta Menghimbau Warga Agar Menjaga Kondusifitas Dan Persatuan


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITANDesa Lambang Jaya menggelar acara penyampaian laporan hasil pelaksanaan pengisian anggota BPD Desa Lambang Jaja Periode 2026-2034 di Aula Desa Lambang Jaya, Jalan Lambang Jaya No. 2, RT.03/RW.05, Kecamatan Tambun SelatanKabupaten Bekasi, pada Sabtu (30/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Lambang Jaya, beserta jajaran, Ketua Panitia Penmilihan Anggota BPD Desa Lambang Jaya Periode 2026-2034 beserta staff, mantan Ketua BPD beserta anggota, para Anggota BPD terpilih, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua Karang Taruna beserta anggota, Ketua Rw dan Rt se Desa Lambang Jaya.

Dalam penyampaiannya Ketua Panitia, Dedi Mufrodi menyampaikan rasa Terima kasih atas segala dukungan dari berbagai pihak hingga acara tersebut berjalan lancar dan kondusif.

"Semoga para calon anggota terpilih dapat mengemban amanah sebagai keterwakilan wilayahnya masing-masing dan mampu menyerap aspirasi masyarakat untuk dapat disampaikan melalui forum Musdes, " ucap Dedi Mufrodi.

Sedangkan mantan Ketua BPD periode sebelumnya yang kemudian terpilih kembali menjadi anggota BPD Periode 2026-2034 atas keinginan masyarakat tidak banyak salam menyampaikan pidatonya.

" Saya selaku perwakilan BPD Desa Lambang Jaya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras baik tenaga, pikiran semuanya, waktu apalagi. Karena saya yakin semuanya sibuk, sekali lagi saya mohon maaf bila kemaren kurang kontribusinya kepada panitia dan sekali lagi saya mohon di maafkan," ungkap Darju Darmawan.ST.

Sementara Kepala Desa Lambang Jaya dalam pidatonya menyampaikan ribuan terima kasih kepada Ketua penyisihan BPD beserta Staff sehingga sampai saat ini terciptanya pemilihan calon BPD terpilih serta berharap dapat berlanjut sampai pengukuhan di Kabupaten Bekasi nanti oleh Plt Bupati Bekasi.

"Sebetulnya ini ada wajah lama tapi baru dan ada wajah baru tapi baru, mudah-mudahan beliau dikasih sehat dan umur panjang sehingga sampai nanti dikukuhkan atau di sumpain dari Kabupaten Bekasi atau Plt Bupati Bekasi, Dan selanjutnya selamat bekerja untuk melayani warga Lambang Jaya, jangan setelah Disumpain Kabupaten Bekasi...uda segala kegiatan jadi off gitu, ini kita harus atau wajib melayani masyarakat Lambang Jaya. Intinya kepentingan umum dulu baru kepentingan pribadi," ujar Kimlan Sahroni.

Lanjutnya," Dan sebentar lagi pemilihan Pilkades sekarang sudah memasuki tahapan-tahapan. Jadi dari sekarang kurang lebih tiga atau empat bulan lagi, jadi mudah-mudahan dilambang Jaya nanti siapapun Kepala Desa nya yang memimpin di tahun 2026 sampai 2034 ini harus sama-sama gawe..sama-sama kerja untuk warga wilayah Lambang Jaya," imbuh Kades Lambang Jaya.

Ia juga menegaskan bahwa akan terus bekerja sampai akhir masa jabatannya di 28 September 2025.Dan menghimbau kepada masyarakat agar mengedepankan kondusifitas didalam proses Pilkades 2025-2034.

"Mudah-mudahan saya bisa menyelesaikan pelayanan kepada warga wilayah sampai akhir, pertanyaannya; Kepala Desa dua kali enam tahun ditambah dua tahun berarti 14 tahun, pertanyaannya "Boleh Atau Ora?"untuk melanjutkan..boleh melanjutkan..cuman didukung ora, tentunya pertanyaan ini saya akan melanjutkan...saya akan melanjutkan untuk melayani warga Lambang Jaya itupun kalau bapak- ibu cocok dan saya akan maju," tegas Kades Lambang Jaya.

"Tentunya siapapun nanti yang berkompetisi di Pildes 2026-2034, saya mengajak kepada bapak ibu yang hadir untuk berpesan kepada saudara kita, tetangga kita...jangan sampai kalau ada pemilihan terjadi Clash, yang udah-udah belum bagus kita buat kondusif yang sudah bagus kita lebih kondusifkan," harapnya.

Kades Lambang Jaya kembali menegaskan bahwa dirinya berniat untuk melanjutkan memimpin Desa Lambang Jaya guna kembali melayani masyarakat dengan mengikuti kontestasi Pilkades 2026-2034. Ia juga memberikan ruang kepada masyarakat Desa lambang Jaya untuk mempergunakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya tanpa ada batasan.

"Jadi saya atas nama pribadi dalam pemerintahan , saya akan melanjutkan dari 2026 sampai 2034..jujur, jadi saya minta siapapun yang ikut berkompetisi Pilkades di 2026-2034 yang mencalonkan menjadi Kades Lambang Jaya. Saya tidak menutup..silahkan itu hak preoregatif bapak-bapak, Ibu-ibu yang hadir pada saat ini tolong sampaikan kepada saudara maupun tetangga," pungkas Kades Lambang Jaya Kimlan Sahroni.

Acara di lanjutkan dengan swafoto bersama. baik Kades dan Panitia bersama para hadirin maupun bersama para anggota BPD terpilih yang di akhiri dengan ramah-tamah dan bernyanyi solo. acara berjalan lancar dan kondusif serta cukup meriah.

"Ahamdulilah ini adalah penyampaian laporan hasil rekapitulasi penyisihan BPD tahun 2026 sampai 2034 , alhamdulilah pada hari ini di tanggal 30 Mei 2026 ini berjalan dengan lancar tidak ada hal-hal yang kita tidak inginkan, barangkali dari Ketua Penyisihan BPD hasil laporan kita terima dan akan kita lanjutkan ke tingkat Kecamatan dan Kepemerintah Daerah untuk pelantikan anggota BPD terpilih tahun 2026 sampai 2034, mudah-mudahan BPD-BPD yang terpilih bisa melayani warga lambang Jayauntuk melayani masyarakat Lambang Jaya, supaya masyarakat Lambang Jaya Adil dan Makmur," tandas Kepala Desa Lambang Jaya, Kimlan Sahroni, kepada Awak Media usai acara berlangsung.

Mantan Ketua BPD Lambang Jaya yang kembali terpilih atas keinginan warga Desa Lambang Jaya mengutarakan.

"Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Panitia penyisihan beserta Staff serta Pemerintah Desa Lambang Jaya khususnya Kepala Desa dan jajaran yang terlibat dalam kelancaran kegiatan tersebut. Dan untuk para anggota terpilih dari hasil penyisihan anggota BPD agar terus berkontribusi kepada masyarakat Desa Lambang Jaya. Sementara untuk para anggota BPD yang baru terpilih agar teguh dalam memegang amanah yang diemban dari masyarakat serta dapat turut dan harus berkontribusi memajukan wilayah Desa Lambang Jaya agar tercipta masyarakat sejahtera, adil dan makmur," tutup Darju Darmawan.ST kepada Awak Media usai kegiatan berakhir.

Diketahui bahwa, para anggota BPD Lambang Jaya terpilih diantaranya adalah; 1. Darju darmawan, ST, 2. Rosid, 3. Rabu Khaerudin, 4. Dedi Supriadi, 5. Kana, 6. Megayanti, 7. Ghulam Ridho, 8. Martono, 9. Karja Setiawan.

Rabu, 20 Mei 2026

Bahas Penguatan Sinergi Nasional Dan Tata Kelola Pemerintah Desa, SMSI Lakukan Audensi ke DPP ABPEDNAS di Jakarta Selatan


JAKARTAMEDIA MEGAPOLITAN – Pengurus Pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) melakukan audiensi dengan Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP ABPEDNAS) di Kantor Pusat ABPEDNAS, Jalan Gudang Peluru Raya No. 29, Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2026) sore. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi nasional dalam mendukung tata kelola Pemerintahan Desa yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.

Delegasi SMSI dipimpin langsung Ketua Umum SMSI, Firdaus bersama Sekretaris Jenderal Makali Kumar, Bendahara Iwan Jalaluddin, serta Wakil Ketua Dewan Penasihat Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si. Sementara dari pihak ABPEDNAS hadir Ketua Dewan Pengawas Prof. Dr. Reda ManthovaniKetua Umum Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU, serta Sekretaris Jenderal Adhitya Yusma Perdana.

Dalam suasana penuh keakraban, Ketua Umum SMSI Firdaus memaparkan perkembangan organisasi SMSI yang berdiri pada 7 Maret 2017 dan kini menjadi salah satu konstituen Dewan Pers. Saat ini, SMSI memiliki 3.181 perusahaan media siber yang tersebar di 35 provinsi serta berbagai Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Menurut Firdaus, SMSI juga tercatat sebagai organisasi perusahaan media siber terbesar di dunia versi Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Kementerian Pariwisata RI. Karena itu, SMSI siap mengambil peran dalam mendukung penguatan komunikasi publik dan penyebarluasan Informasi Strategis Nasional, termasuk terkait Pembangunan Desa.

“Kami beraudiensi dengan DPP ABPEDNAS untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergi dan kerja sama dalam mendukung program-program penguatan aspirasi masyarakat serta tata kelola Pemerintahan Desa,” ujar Firdaus.

Ia menambahkan, jaringan kepengurusan SMSI yang tersebar hampir di seluruh daerah di Indonesia menjadi modal penting dalam mendukung publikasi berbagai program ABPEDNAS. Dukungan tersebut, kata dia, akan dijalankan sesuai fungsi pers sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, baik melalui penyampaian informasi yang objektif, edukasi publik, maupun fungsi kontrol sosial.

“Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan ABPEDNAS di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dalam penyebarluasan informasi pembangunan desa melalui media-media anggota SMSI di daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS Prof. Dr. Reda Manthovani yang juga menjabat Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) menyambut positif kunjungan pengurus pusat SMSI. Menurutnya, ABPEDNAS merupakan organisasi profesi tingkat nasional yang mewadahi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di seluruh Indonesia.

Ia menjelaskan, ABPEDNAS memiliki sejumlah fungsi strategis, antara lain sebagai media komunikasi dan koordinasi antaranggota BPD, penyalur aspirasi masyarakat Desa, serta penguatan kapasitas pengawasan terhadap kinerja Kepala Desa sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

“ABPEDNAS hadir untuk penguatan Desa. Penguatan Desa merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. BPD harus menjadi garda terdepan dalam memastikan Pemerintahan Desa berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat,” ujar Prof. Reda.

Ia juga menegaskan komitmen Kejaksaan dalam mendukung ABPEDNAS menjalankan fungsi pengawasan dan kemitraan secara profesional dan berintegritas.

“Desa yang kuat membutuhkan kelembagaan yang kuat. Kejaksaan dan semua pihak, termasuk SMSI, dapat mendampingi ABPEDNAS agar seluruh proses pengawasan dan kemitraan berjalan profesional serta berintegritas,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal ABPEDNAS Adhitya Yusma Perdana menyatakan pihaknya siap menjalin kerja sama dengan SMSI dalam mendukung berbagai program organisasi, termasuk membangun opini publik yang positif terkait Pembangunan Desa.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga merupakan implementasi hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABPEDNAS, khususnya dalam penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas BPD, serta memperkuat sinergi nasional bersama Lembaga Pemerintah dan Organisasi Pers.

“Kerja sama dengan SMSI menjadi bagian dari upaya memperkuat kelembagaan dan membangun gotong royong dalam menjaga desa serta membangun Indonesia,” ujar Adhitya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ABPEDNAS telah melaksanakan program kreatif pengawasan Desa melalui lomba film pendek bertema “Jaksa Garda Desa” dengan total hadiah mencapai ratusan juta rupiah.

Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen kedua organisasi untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret dengan melibatkan pengurus daerah masing-masing di seluruh Indonesia. 


(Red) MM

Kamis, 14 Mei 2026

Berjalan Aman Dan Kondusif, Gelar Penetapan Calon Anggota BPD Periode 2026-2034 Desa Mangunjaya Dibanjiri Para Pendukung Kandidat


KABUPATEN BEKASI, MEDIA MEGAPOLITAN - Desa Mangunjaya menggelar penetapan calon anggota BPD Periode 2026-2034 beserta pengambilan nomor dalam pengisian anggota BPD Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (14/5/2026).

Acara dihadiri oleh segenap para calon BPD beserta para pendukung, Kades dan Sekdes Mangunjaya,beserta jajaran, Bimaspol dan Babinsa Desa Mangunjaya, Ketua Karang Taruna Desa Mangun Jaya beserta anggota.Para Ketua RW dan RT se Desa Mangunjaya.

Dalam penyampaian pidatonya Kepala Desa Mangunjaya lebih menekankan pada aspek memajukan Desa bersama dalam memberikan motivasi kepada para kandidat calon BPD Desa Mangunjaya.

"Selamat berjuang..jaga keamanan dan ketertiban selama proses pengisian BPD..Demi kesuksesan kita bersama memajukan Desa Mangunjaya, " ujar Jayadi Said SE penuh semangat. (14/5) di Aula Desa Mangunjaya.

Sementara Kasipem Desa Mangunjaya, Sugiharto memberikan pemaparan tentang regulasi proses pemilihan anggota BPD berikut tata cara pemilihan.

"Agar kepada para calon yang belum tahu menjadi tahu dan tidak gagal paham serta tidak menjadi informasi yang tidak terbuka, " kata pria yang akrab disapa Beton.

Panitia Optimis Tuntaskan Kegiatan Dan Berjalan Lancar

Sedangkan Ketua Panitia Penetapan Calon Anggota BPD periode 2026-2034, Andi Efendi S.Pd mengatakan bahwa," Mudah-mudahan kami atas nama panitia mengharapkan semua dapat berjalan dengan lancar, sukses dan dapat terpilih orang-orang terbaik di Desa Mangunjaya menjadi wakil daripada masyarakat Mangunjaya," katanya kepada Awak Media usai acara berlangsung.

Lanjutnya, "Calon semua ada 35 dan yang masuk vervikasi ada 31, empat tidak lolos. Jadi yang ikut berjuang atau ikut bertanding sebanyak 31 calon. Untuk keterwakilan diambil suara tertinggi, untuk laki-laki 2 orang dan 1 untuk perempuan tiap-tiap Dusun. Jadi satu, dua, tiga Dusun.. untuk satu Desa laki-laki ada enam dan perempuan tiga dalam satu Desa Mangunjaya, semua anggota terpilih nanti ada sembilan orang, " terang Ketua Panitia.

Ketua Panitia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar serta pastikan kegiatan tersebut telah sesuai dengan aturan yang ada.

"InsyaAllah semua dapat berjalan dengan baik dan kami selaku panitia optimis dapat menyelesaikannya sampai selesai serta berharap tidak ada kendala. Karena kami menjalankan tugas ini sesuai dengan jalur Permendagri dan Perbup Kabupaten Bekasi dan Skepta juga Perdes Desa Mangunjaya, " tutup Andi Efendi S.Pd.

Acara penetapan calon anggota BPD Periode 2026-2034 berjalan dengan lancar, aman, teratur dan kondusif. Seluruh para pendukung dari masing-masing calon nampak antusias dan penuh semangat dalam mengawal kedatangan maupun kembalinya para kandidat calon BPD ke kediamannya masing-masing, sehingga suasana meriah terasa meliputi kegiatan tersebut dari awal hingga akhir acara.


Selasa, 12 Mei 2026

Masa Tanggap Darurat Telah Terlewati, Mendagri : Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Transisi Fase Pemulihan


JAKARTA, MEDIA MEGAPOLITAN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana menegaskan, pemerintah mulai memasuki fase pemulihan dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal itu disampaikan Tito usai rapat progres percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Tito menjelaskan, masa tanggap darurat telah dilalui dan kini wilayah terdampak berangsur memasuki tahap transisi menuju pemulihan. Untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat, masa transisi disebut hampir selesai, sementara Aceh diperpanjang sedikit sebelum masuk tahap pemulihan penuh.

“Karena sekarang ini sebetulnya kita sedang masuk, sudah melewati darurat, masuk ke sekarang transisi [menuju pemulihan],” ujar Tito.

Ia mengungkapkan, sejumlah layanan dasar di daerah terdampak telah kembali berjalan normal. Pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang, misalnya, sudah pulih. Selain itu, layanan rumah sakit di seluruh kabupaten juga kembali normal, meski masih terdapat beberapa puskesmas pembantu di desa-desa yang dalam proses penanganan.

Tak hanya itu, pasokan listrik hampir sepenuhnya pulih, kecuali di wilayah yang masih terisolasi akibat akses jalan terputus. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah menyalurkan genset sebagai solusi sementara. Distribusi bahan bakar minyak (BBM) melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), jaringan internet, jalan nasional, serta jembatan nasional juga telah kembali berfungsi.

Di sektor pendidikan, pemerintah melalui kementerian terkait telah berkoordinasi dengan kontraktor dan pihak lainnya untuk mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan berdasarkan skala prioritas.

“Terutama yang sekolah-sekolah yang belum ideal untuk proses belajarnya. Proses belajarnya sudah 100 persen tapi belum ideal,” jelasnya.

Tito juga menekankan, dukungan anggaran menjadi kunci percepatan pemulihan. Pemerintah pusat, kata dia, telah menyalurkan tambahan transfer ke daerah sebesar Rp10,6 triliun kepada tiga provinsi terdampak.

“Sudah ditransfer semua, tuntas sudah. Februari, Maret, April tiga kali, sudah tuntas, totalnya Rp10,6 triliun,” jelasnya.

Dana tersebut kini berada di pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Karena itu, pemerintah pusat terus mengawal agar penggunaannya tepat sasaran dan cepat, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat.

Selain transfer daerah, dukungan juga datang dari kementerian/lembaga lain. Misalnya, Kementerian Pertanian yang menyiapkan anggaran untuk menangani lahan pertanian terdampak. Ada pula bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut mendukung pembangunan hunian sementara dan dana tunggu hunian.

Lebih lanjut, Tito mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan rencana induk pemulihan yang tengah diproses menjadi Peraturan Presiden (Perpres). Rencana tersebut memiliki target pelaksanaan selama tiga tahun hingga 2028 dengan tahapan kerja setiap tahun.

“Nah, ini kalau nanti sudah disetujui oleh Bapak Presiden, maka ya otomatis speed-nya akan lebih kencang lagi, ketika anggaran sudah disalurkan kepada kementerian dan lembaga yang menangani,” tandasnya.


(Irfan) MM

Kamis, 07 Mei 2026

Pasal 146 UU Nomor 1 Tahun 2022 Tentang HKPD Dinilai Memprihatinkan, Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian Dan Keuangan Daerah


JAKARTA, MEDIA MEGAPOLITAN – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Komisi II DPR RI dan menjadi forum sinkronisasi kebijakan tiga kementerian dalam mendukung implementasi Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD). 

Hal ini khususnya untuk memastikan penataan sumber daya aparatur pemerintah daerah (Pemda) berjalan selaras dengan kapasitas fiskal daerah, kebutuhan organisasi pemerintahan, serta jaminan kepastian kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih sekali kepada Ibu Men-PAN dan juga kepada Pak Menteri Keuangan yang rapat tadi sangat produktif dan solutif,” ujar Mendagri kepada awak media usai rapat tersebut.

Mendagri menjelaskan, pihaknya telah mendengar adanya dinamika di daerah terkait kekhawatiran implementasi ketentuan Pasal 146 UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa daerah mengalokasikan maksimal 30 persen untuk belanja pegawai. Adapun ketentuan tersebut akan mulai berlaku pada 2027 mendatang.

Merespons hal itu, Mendagri menyebut rapat yang telah digelar menghasilkan sejumlah solusi. Salah satunya mengenai masa transisi penerapan batas maksimal 30 persen yang akan diperpanjang dan diatur dalam revisi UU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kita menggunakan Undang-Undang APBN itu setara dengan Undang-Undang HKPD. Nah, kita berlaku asas lex posterior derogat legi priori. Undang-Undang yang terakhir mengalahkan undang-undang sebelumnya. Itu artinya kepala daerah enggak usah khawatir lagi. Tenang,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mendagri menyebut daerah dengan belanja pegawai di atas 30 persen akan terdampak terhadap realisasi belanja untuk masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, Mendagri menjelaskan bahwa pemerintah melalui Menkeu akan merancang program yang melibatkan komunitas usaha di daerah. Dengan upaya itu, diharapkan perekonomian daerah tetap bergeliat dan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Jadi ini juga akan menenangkan masyarakat, artinya meskipun belanja pegawai tinggi, tapi kegiatan belanja program untuk masyarakat tetap jalan, di-backup oleh pemerintah pusat. Saya kira ini bisa solusi yang sangat bagus kali ini. Terima kasih Bapak Menkeu, Ibu MenPAN,” tandasnya.


(Ikhsan) MM


Krisis Kepemimpinan Mumpuni, Endang S Nasidi SH Hadir Menjadi Solusi Mengatasi Keresahan Masyarakat Dan Solusi Benahi Kekurangan Desa Tambun

KABUPATEN BEKASI , MEDIA MEGAPOLITAN - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi 2026 mulai memanas, termasuk di wilaya...


NASIONAL


DAERAH